Senin, 08 Agustus 2016

ALKOHOL

Minuman Alkohol Bisa Menyakiti Hatimu

Banyak alasan kenapa orang menenggak minuman alkohol, 
Alasan pertama mungkin karena mereka menikmati alkohol atau tuntutan pergaulan. Alasan lain mungkin karena ingin menghilangkan stres atau melupakan peliknya masalah dalam hidup.

Sangat disayangkan  sekali, minuman yang di anggap bisa menenangkan jiwa ini menyimpan banyak bahaya bagi tubuh jika diminum melebihi kadar sehat. terutama organ tubuh hati.


Hati Rusak Akibat Minuman Keras.

 Selain otak, organ yang tergolong sengat kompleks adalah hati. Organ ini berfungsi membantu proses pencernaan makanan, menyaring racun dari darah, mengatur gula darah serta kolesterol, dan membantu tubuh melawan infeksi serta serangan penyakit lain.

Tetapi apa yang terjadi ketika organ hati terekspos zat berbahaya seperti alkohol pada kadar yang berlebihan? Jawabannya adalah organ hati akan rusak.


Ilustrasinya seperti ini,  ketika anda meneggak minuman alkohol,  cairan ini akan di serap ke dalam aliran darah. Alkohol dalam konsentrasi tinggi akan melewati organ hati sebelum beredar ke seluruh tubuh , di dalam  organ hati terdapat sel-sel mengandung enzim yang mengubah zat alkohol menjadi air dan karbondioksida agar tidak berdampak negatif pada bagian tubuh lain
Beberapa sel -sel hati akan mati tiap kali terekspos oleh zat alkohol. Namun karena hati adalah organ yang tangguh, hati bisa dengan mudahnya memproduksi sel-sel baru. Tapi kemampuan hati yang bisa meregenerasi sel ini akhirnya akan terganggu ketika anda terus-menerus mengkonsumsi alkohol dalam jangka panjang. Maka hasilnya organ hati tidak bisa memproduksi sel-sel baru yang mengakibatkan hati menjadi rusak parah.

 Pecandu minuman keras akan mengalami tahapan kerusakan hati , Sebagian pecandu ada yang langsung terserang beberapa kondisi di bawah ini secara bersamaan. 
  • Perlemakan hati, akan terjadi mengkonsumsi minuman keras dalam jumlah banyak, walau hanya beberapa hari. Mengkonsumsi zat alkohol bisa memicu penumpukan lemak pada hati. Kondisi ini umumnya tidak menyebabkan gejala. Pengobatan khusus pun tidak perlu di lakukan  karena kondisi hati akan kembali normal jika anda berhenti mengonsumsi alkohol selama 14 hari. Karena tidak memilliki gejala , anda harus berhati-hati karena sebagian orang yang mengalami perlemakan, organ hati bisa terkena peradangan hati atau hepatitis.
  • Hepatitis Setelah mengidap perlemakan hati, tahapan selanjutnya  adalah terserang hepatitis. Hal ini bisa tejadi jika anda tetap mengkonsumsi minuman alkohol di saat kondisi hati Anda telah di penuhi oleh lemak. Hasilnya hati akan meradang . Sama seperti perlemakan hati, kondisi ini tidak memiliki gejala . Kondisi pada tingkat ini bisa pulih jika anda menghentikan kebiasaan minuman keras untuk selama-lamanya. Terdengar tidak membahayakan, namun jangan anggap remeh kondisi ini karena ini termasuk penyakit serius yang mengancam jiwa, jika anda tidak berhenti minum alkohol, hepatitis akan berkembang. Hepatitis yang sudah akut bisa menyebabkan gagal hati. Hal ini bisa menyebabkan pembekuan darah terganggu , penyakit kuning, koma , dan perdarahan didalam usus. 
  • Sirosis, kondisi parah yang di alami akibat terus-menerus mengkonsumsi minuman alkohol adalah mengidap penyakit sirosis. Hal ini terjadi ketika hati sudah rusak dan terluka sehingga tidak bisa memproduksi sel-sel baru lagi. Sirosis tidak bisa di pulihkan . Namun dengan berhenti mengkonsumsi minuman keras dapat mencegah kerusakan hati lebih lanjut. Kesempatan hidup juga bisa di perpanjang dengan menjalani transplantasi hati jika kondisi sirosis sudah sangat parah atau mengalami komplikasi